Bukan sayap nyata seperti yang para burung punya, hanya sekadar sayap penyemangat dari seseorang.
Aku tak punya dia.
Hanya dalam khayalan yang selalu melayang.
Tidak kecewa.
Namun mungkin hanya bertanya.
Kapankah kau datang?
Published with Blogger-droid v1.7.4
Tidak ada komentar:
Posting Komentar