Bermimpi. Bukan hal baru dalam hidup ini. Merupakan suatu hal yang jika engkau menganggapnya angin lalu tidak akan pernah mendapat hasil pada puncak kenikmatan, namun jika engkau menganggapnya dengan sungguh-sungguh, maka tunggulah kenikmatan dari puncak keinginan yang akan memenuhi ragamu.
Bermimpi itu menyenangkan. Bagaimana kehidupan kita satu ke depan, dua tahun ke depan, ataupun lima tahun ke depan dapat 'dijangkau' lewat mimpi. Pilihannya adalah apakah kamu akan mewujudkan mimpi-mimpimu?
Pernahkah mendengar ada pepatah [atau bukan?] bahwa takdir bisa kita ciptakan sendiri? Mungkin akan menimbulkan kontroversi, tapi seperti itulah yang kudengar.
Jalan yang akan kita tempuh bisa kita rancang sedemikian rupa. Apakah ingin kehidupan yang penuh dengan kemewahan dan kekayaan namun tak bahagia ataukehidupan sederhana di mana semuanya dapat tercukupi dan bahagia. Semua tergantung mimpi, usaha dan doamu.
Seseorang pernah berkata, "Tuhan tidak akan membayar orang dengan usaha 40% dengan hasil maksimal. Begitu pula sebaliknya, Tuhan akan membayar orang dengan maksimal bila usaha yang kita kerahkan juga maksimal." Jadi, mana pilihanmu?
Jumat, 26 Agustus 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar