Jumat, 14 Oktober 2011

Entah untuk Dia

Hujan malam ini berbeda dengan yang lain. Di sini aku merasakan apa itu arti kehidupan dan sesuatu yang tak lagi tabu untuk dibicarakan diriku seorang. Dia.
Biarlah rasa ini hanya ada di dalam sangkar yang bebas. Biarkan ia lepas dan menari indah di dalamnya. Mungkin saja aku dapat berkata ini pada hari nanti, namun mungkin juga takkan pernah tersampaikan.
Sampai kapanpin, apa yang aku pendam hanya diriku seorang yang tahu, dan juga Tuhan.. Dia yang dulu, dia yang sekarang tidak tahu, entah untuj dia yang esok hari.
Published with Blogger-droid v1.7.4